This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, June 17, 2015

Rencana Pembangunan Pembangkit ListrikTenaga Nuklir

Rencana pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia selalu menjadi perdebatan, baik oleh individu maupun kelompok masyarakat. Mereka yang kontra menilai Indonesia belum layak memanfaatkan tenaga nuklir sebagai pembangkit listrik. Hal yang dipersoalkan adalah PLTN dianggap sebagai pembangkit listik yang mahal dan berisiko tinggi karena Indonesia berada di wilayah ring of fire. Selain itu, harus dilihat pula sumber daya manusia Indonesia dari aspek kompetensi dalam penguasaan teknologi, kedisiplinan, dan kemampuan dalam menangani kebencanaan. Meskipun demikian, Badan Tenaga Nuklir (Batan) akan memberikan penjelasan mengenai berbagai macam hal yang dikhawatirkan kelompok antinuklir. "Batan sebagai lembaga penelitian di bidang nuklir dianggap perlu untuk memberikan penjelasan terhadap berbagai hal yang dipersoalkan," ungkap Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Kepala Bagian Humas Eko Madi Parmanto kepada wartawan, di Rumah Makan Raden Bahari, Jalan Buncit Raya, Jakarta, Selasa, (16/6/2015).
"Penjelasan ini bertujuan mengedukasi masyarakat terhadap kondisi sumber energi kita dan mencari solusi terbaik agar krisis yang terjadi bisa segera diatasi," katanya.
Kelompok antinuklir berpendapat masih banyak solusi yang dapat dipilih untuk kebutuhan listrik Indonesia. Diantaranya mengoptimalkan penggunaan batu bara,solar cell, angin, arus laut, dan biodiesel.  AHL

Tanggapan Terhadap Kasus
Sebetulnya teknologi pembangit listrik tenaga nuklir (PLTN) merupakan suatu teknologi yang begitu cemerlang dimana dengan suatu pembangit listrik tersebut dapat menghasilkan daya listri yang begitu besar dan pembangkit tersebut dapat bertahan begitu lama. Akan tetapi teknelogi pun tidak semuanya dapat diterapkan dalam konsisi wilayah yang sama contohnya diindonesia meski PLTN tersebut teknologi yang bagus akan tetapidengan kondisi wilayah indonesia dalam wilayah ring on fire hal tersebut akan berdampak pada kestabilan nuklir tersebut sehingga resiko kecelakaan pun amat begitu besar. Radiasi nuklir pun akan beramat buruk bagi makhluk hidup sekirtar terutama manusia apabila terpapar oleh radiasi radio aktif. Sebaiknya teknologi ini diterapkan pada kondisi wilayah yang jauh dari fenomena alam seperti gempa.

Sumber:

http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/06/16/137011/pro-dan-kontra-pembangkit-nuklir

Saturday, June 6, 2015

Ilmu Teknologi dan Lingkungan

A. Teknologi
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industry. Sebagian beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. namun, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.
Teknologi yang berkembang dengan pesat mengakibatkan berbagai dampak positif maupun negatif. Konsekuensi dampak negatif akibat perkembangan teknologi yang harus diterima oleh lingkungan salah satunya adalah terjadinya pemanasan global. Manusia sebagai subjek utama dari skenario kehidupan di alam semesta ini adalah pemegang arah yang paling berpengaruh terhadap lingkungan. Berbagai efek yang ditimbulkan akibat pemanasan global pada dasarnya adalah akibat ulah manusia itu sendiri. Walaupun tidak dapat di pungkiri bahwa itu semua mereka lakukan demi mempertahankan kehidupan mereka masing-masing.
Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Adapun tiga macam teknologi yang sering dikemukakan oleh para ahli, antara lain:
1.        Teknologi modern (padat modal, mekanis elektris, menggunakan bahan import, berdasarkan penelitian mutakhir).
2.        Teknologi madya (padat karya, dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat, menggunakan alat setempat dan berdasarkan alat penelitian.).
3.        Teknologi tradisional (bersifat padat karya, menggunakan keterampilan setempat, menggunakan alat setempat, menggunakan bahan setempat, berdasarkan kebiasaan atau pengamatan).

B. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang
Didalam etika lingkungan terdapat prinsip-prinsip yang digunakan. Adapun prinsip-prinsip etika lingkungan menurut Sony Keraf, antara lain:
a.         Sikap hormat terhadap alam.
b.        Prinsip tanggung jawab.
c.         Solidaritas.
d.        Kasih sayang dan kepedulian terhadap alam.
e.         Tidak merugikan.
f.         Hidup sederhana dan serasi dengan alam.
g.        Keadilan.
h.        Demokrasi.
i.          Integritas moral.

Sumber:
http://artikelterkait.com/pengertian-teknologi-ramah-lingkungan-dan-contohnya.html.
http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu.
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_lingkungan

http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/M_K_D_U/196604251992032-ELLY_MALIHAH/Bahan_Kuliah_PLSBT,_Elly_Malihah/Bab_5._Plsbt,_baru.pdf

Wednesday, May 27, 2015

Pelanggaran Kode Etik Hakim MK (Akil Mochtar)

Kronologis Penangkapan  
             Sekretaris Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah Konstitusi Hikmahanto Juwana mengatakan sidang pelanggaran kode etik oleh Mantan Ketua MK Akil Mochtar akan dibuka untuk umum. Langkah ini diambil untuk memperbaiki citra MK yang hancur akibat kasus suap yang dilakukan oleh Akil. "Kalau sidangnya tertutup, nanti masyarakat pikir kami kongkalikong lagi," katanya ketika dihubungi Tempo, Senin, 7 Oktober 2013.
            Pekan lalu, Akil Mochtar tertangkap tangan di rumah dinasnya di Kompleks Pejabat Negara Widya Chandra, Jakarta Selatan, saat menerima suap terkait kasus sengketa hasil pilkada Gunung Mas. Akil ditangkap bersama politikus Partai Golkar Chairun Nisa dan seorang pengusaha bernama Cornelis. KPK juga mengamankan uang sebesar Rp 3 miliar. Selain dalam kasus Gunung Mas, KPK juga menetapkan Akil sebagai tersangka dalam kasus suap terkait kasus sengketa hasil pilkada Lebak, Banten.
            Hikmahanto mengatakan, malam ini majelis akan mulai melakukan sidang kode etik terhadap Akil. Menurut dia, pihaknya akan mulai memanggil tiga orang dekat Akil untuk dimintai keterangan soal penerimaan suap ini. “Ada sekretaris, ajudan, dan supir pribadinya,” ujarnya.
            Menurut dia, meski Akil sudah diberhentikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Majelis Kehormatan tetap harus turun tangan. Kalau sampai Akil terbukti melanggar kode etik, dia melanjutkan, Majelis bisa memberhentikan Akil secara tidak hormat. Jika hanya diberhentikan oleh Presiden, Akil masih menerima hak dia sebagai Ketua MK. "Oleh karena itu semua harus dibuktikan (pelanggaran kode etik)," kata Hikmahanto. "Lagi pula ini untuk memberikan rasa adil di mata masyarakat."
            Saat disinggung kapan memeriksa Akil, Hikmahanto mengaku belum tahu. Meski begitu, dia menyebut komunikasi antara MK dan KPK sudah bagus. Pimpinan KPK memberi akses Majelis Kehormatan untuk bertemu Akil. "Bertemunya di MK, atau kami ke rutan KPK, masih dibicarakan," ujarnya.

Alasan Majelis Kehormatan Berhentikan Akil Mochtar
            Ada sembilan pertimbangan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi untuk merekomendasikan pemberhentian Akil Mochtar secara tidak hormat. Pertimbangan tersebut, mulai dari permasalahan etik, dugaan penerimaan suap, hingga narkotika. 

            Pertama, kata Anggota Majelis Kehormatan Mahfud MD, Akil selama menjabat sering melakukan perjalanan keluar negeri tanpa seijin Sekretariat Jendeal Janedjri M. Gaffar. Padahal, seharusnya setiap perjalanan keluar negeri dilaporkan kepada Sekjen. 

            "Kedua, menimbang bahwa perilaku hakim pelapor yang tidak mendaftarkan kepemilikan mobil Toyota Crowne Athlete miliknya ke ditlantas polda metro jaya mencerminkan perilaku yang tidak jujur," kata Mahfud. 

            Ketiga, lanjutnya, perilaku Akil yang mengatasnamakan supirnya atas kepemilikan mobil Mercedes Benz dianggap sebagai perilaku yang juga tidak jujur. Apalagi, perbuatan tersebut dilakukan untuk menghindari pajak progresif. 
            Keempat, kata Anggota Majelis Kehormatan lainnya Abbas Said, Akil telah memerintahkan panitera untuk mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk menunda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin. Perbuatan tersebut dinilai melanggar peraturan internal MK karena Akil tidak berkonsolidasi terlebih dulu dengan Hakim lainnya.

            "Kelima, bahwa perilaku Hakim Terlapor yang mengadakan pertemuan dengan Anggota DPR CHN (Chairun Nisa) di ruang kerja Hakim Terlapor pada 9 juli 2013, dan dihubungkan dengan peristiwa penangkapan Anggota DPR CHN yang berada di tempat yang sama dengan hakim terlapor, pada saat keduanya ditangkap oleh KPK di rumah jabatan hakim terlapor pada 2 Oktober 2013 karena dugaan penyuapan, menimbulkan keyakinan Majelis Kehormatan bahwa peristiwa tesebut berhubunga dengan perkara yang ditangani oleh hakim terlapor," lanjut Abbas Said. 
            Keenam, Akil Mochtar juga dianggap menggunakan kewenangannya untuk mengatur agar panelnya menangani sengketa pilkada lebih banyak dibandingkan dua panel lainnya. Seharusnya, Akil sebagai ketua harus mendistribusikan penanganan perkara secara adil dan seimbang kepad ketiga panel hakim. 
            Alasan ketujuh, Akil juga telah memerintahkan sekretarisnya Yuana Sisilia dan Supirnya Daryono untuk mentransfer sejumlah dana ke rekening pribadinya. Dana-dana tersebut, juga dinilai berjumlah tidak wajar. 
            "Hakim Terlapor terbukti menerima sejumlah dana dari STA (Susi Tur Andayani) kuasa hukum pihak yang berperkara, dan dari sumber-sumber lain yang ada kaitannya dengan Mahkamah Konstitusi," kata Abbas mengungkapkan alasan kedelapan. 
            Terakhir, ditemukannya narkotika jenis ganja dan ekstasi di ruang kerja Akil juga digunakan sebagai pertimbangan. Apalagi setelah dilakukan pemeriksaan, kata Abbas, Narkotika yang ditemukan tersebut cocok dengan profil DNA Akil.

Tanggapan Terhadap Kasus:
Sebaiknya sebelum menjadi hakim tekadkan secara bulat dalam hati untuk bekerja dalam bidang hukum secara benar dan tidak berpihak kemanapun, serta tidak tergiur dengan suap yang diberikan oleh pihat tertentu. Bukan hanya hakim saja semua orang yang bekerja dalam bidang menuntut keadilan harus bekerja dengan kode etik dan aturan yang sudah di buat dan tidak mudah tergiur dengan uang, sehingga masalah penegakan hukum di Indonesia akan jauh lebih baik kedepannya nanti.

Sumber:
http://nasional.tempo.co/read/news/2013/10/07/063519761/Sidang-Kode-Etik-Akil-Diusulkan-Terbuka
http://nasional.kompas.com/read/2013/11/01/1244259/9.Alasan.Majelis.Kehormatan.Berhentikan.Akil.Mochtar

Wednesday, May 20, 2015

Kasus Pertumbuhan Penduduk Indonesia

Kasus Pertumbuhan Penduduk Indonesia
            Indonesia menempati posisi ke-4 jumlah penduduk terbesar di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat (AS). Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.641 juta jiwa. Dari sensus tahun ke tahun sejak 1971-2010, jumlah penduduk di Indonesia semakin bertambah. Selain jumlah penduduknya yang besar, luas negara kepulauan dan tidak meratanya penduduk membuat semakin banyak permasalahan terkait kependudukan di Indonesia. Permasalahan kependudukan ini apabila tidak dapat diatasi secara dini dapat menjadi ancaman besar bagi pembangunan di Indonesia, terlebih lagi bagi pembangunan kualitas manusia Indonesia sendiri. Laporan Human Development Index (HDI) tahun 2013 yang dikeluarkan oleh The United Nations Development Program (UNDP) menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat 121 dari 187 negara di dunia. HDI sendiri adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. 
            Dengan kualitas manusia yang masih tergolong rendah saat ini, Indonesia dikhawatirkan tidak mampu bersaing di dunia global. Padahal, dengan jumlah penduduk yang mencapai kurang lebih 240 juta jiwa dan ditambah dengan kekayaan alam yang berlimpah, sudah sepatutnya Indonesia dapat menjadi salah satu negara besar di dunia. Bahkan, dengan potensi-potensi yang ada, dapat diolah dan dibentuk sedemikan rupa sehingga dapat meningkatkan kualitas manusianya. Menjadikan kita sebagai bangsa yang mandiri dan tidak bergantung kepada negara lain di berbagai bidang. Saat ini angka kelahiran di Indonesia terbilang cukup tinggi. Berdasarkan laporan Survei Demografi dan Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 2012, dapat dilihat bahwa angka kelahiran total (Total Fertility Rate atau TFR) adalah 2.6 per wanita. SDKI tahun 2012 ini masih jauh dari yang ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014, yakni sebesar 2,1 per wanita. 
            Apabila kita melihat ke belakang, hasil SDKI ini pun mengalami stagnanisasi. Sejak tahun 2002-2003, hasil SDKI tetap yaitu sebesar 2.6 per wanita. Hal ini menandakan bahwa selama satu dekade terakhir tidak ada perubahan berarti dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk, dan sangat mustahil untuk mencapai angka 2.1 per wanita pada tahun 2014 nanti. Apabila permasalahan ini tidak segera diatasi, lambat laun akan terjadi pembludakan penduduk

Tanggapan Terhadap Kasus
            Dengan jumlah penduduk yang besar yaitu kurang lebih dari 240 juta jiwa, indonesia menempati posisi ke empat dengan jumlah penduduk terbesar didunia. Dengan perkembangan penduduk yang begitu beasar indonesia tidak terlepas dengan angka pengganguran dan angka kemiskinan yang besar pula, hal tersebut dapat  kita liat dengan jumlah lembaga pendidikan yang terbatas serta lapangan kerja yang terbatas pula. Sehingga sebagai masyarakat indonesia yang penuh kesadaran sudah sepatutnya harus menggurangi angka kelahiran dengan mnerapkan program pemerintah yaitu KB (kelurga berencana) dimana program tersebut untuk menekan pertumbuhan penduduk, sehingga jumlah pengganguran dan angka kemiskinan dapat ditekan lebih rendah lagi. Transmigrasi merupakan suatu program pemerintah yang berupaya untuk memeratakan ju lah kepadatan penduduk didaerah tertentu serta memajukan serta membagun daerah tujuan transmigran agar masyarakat setempat mendapatkan suatu manfaat yang dibawa oleh transmigran tersebut.
Sumber:

http://www.beritametro.co.id/opini/membangun-manusia-berkualitas

Thursday, May 14, 2015

Perkembangan Penduduk

  A.  Pengertian Penduduk dan Perkembangan Penduduk
            Pengertian penduduk adalah orang-orang yang berada didalam  suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dansaling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus/ kontinu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. penduduk suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
• orang yang tinggal di daerah tersebut
• orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggaldi situ. misalkan bukti  kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal didaerah lain.kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlahpenduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.
            Pengertian Perkembangan penduduk adalah penambahan populasi manusia secara kuantitas (jumlah) yang mengakibatkan kepadatan penduduk terus meningkat dan terjadilah ledakan penduduk.

B.   Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan penduduk:
1. Kelahiran (Fertilitas)
            Kelahiran merupakan faktor alami. Kelahiran adalah bertambahnya jumlah     penduduk di suatu wilayah.
2. Kematian (Mortalitas)
            Kematian merupakan faktor alami. Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen atau berkurangnya penduduk pada suatu wilayah.
3. Perpindahan (Migrasi)
Migrasi merupakan faktor non-alami. Faktor terakhir yang mempengaruhi kecepatan Perkembangan penduduk suatu daerah adalah Perpindahan (Migrasi) atau Mobilitas Penduduk yang artinya proses gerak penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.

C.      Macam-macam Perkembangan penduduk
1. Perkembangan Penduduk Alami
            Perkembangan penduduk alami adalah Perkembangan penduduk yang diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian.
2. Perkembangan Penduduk Migrasi
            Perkembangan penduduk migrasi adalah Perkembangan penduduk yang diperoleh dari selisih migrasi masuk dan migrasi keluar.
3. Perkembangan Penduduk Total
            Perkembangan penduduk total adalah Perkembangan penduduk yang disebabkan oleh faktor kelahiran, kematian, dan migrasi.
Dampak Perkembangan Penduduk:
Ø  Lahan tempat tinggal dan bercocok tanam berkurang.
Ø  Semakin banyaknya polusi dan limbah yang berasal dari rumah tangga, pabrik, perusahaan, industri, peternakan, dll
Ø  Angka pengangguran meningkat.
Ø  Angka kesehatan masyarakat menurun.
Ø  Angka kemiskinan meningkat.
Ø  Pembangunan daerah semakin dituntut banyak.
Ø  Ketersediaan pangan sulit.
Ø  Pemerintah harus membuat kebijakan yang rumit.
Ø  Angka kecukupan gizi memburuk.
Ø  Muncul wanah penyakit baru

D.  Migrasi
            Migrasi adalah adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain.

E.   Macam – Macam Migrasi:
            Migrasi Internasional adalah  perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
Ø  Imigrasi: Masuknya penduduk ke suatu negara
Ø  Emigrasi: Keluarnya penduduk ke negara lain
Ø  Remigrasi: Kembalinya Penduduk ke negara
            Migrasi Nasional adalah perpindahan penduduk di dalam satu negara. Dibagi menjadi empat , yaitu:
Ø  Urbanisasi: Perpindahan penduduk Dari Desa ke Kota
Ø  Transmigrasi: Perpindahan penduduk Dari Pulau ke Pulau
Ø  Ruralisasi: Perpindahan penduduk Dari Kota ke Desa
Ø  Evakuasi: Perpindahan penduduk Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman, biasanya terjadi kerena bencana alam, peperangan, dll.

F. Pengertian Jumlah penduduk menurut Para Ahli
            Penduduk, merupakan masyarakat asli yang lahir dan tinggal di wilayah negara yang bersangkutan dan memiliki orangtua yang juga penduduk negara tersebut. Sedangkan Bukan Penduduk, merupakan orang yang menetap di wilayah suatu negara akan tetapi tidak menetap atau tinggal di negara tersebut. Bukan penduduk ini biasanya adalah para wisatawan mancanegara, duta besar yang merupakan perwakilan dari negara lain. Seseorang yang Bukan Penduduk bisa mendapatkan status Warna Negara di negara kunjungannya dengan melakukan serangkaian prosedur untuk mendapatkan status kewarganegraan.
            Indonesia yang merupakan negara kepulauan, memiliki penduduk dari pelbagai etnis adat kebudayaan. Hal ini menjadikan setiap pulau di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik dari segi fisik, logat bahasa, kebiasaan, dan adat yang berlaku. Keanekaragaman ini menjadikan Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, melainkan juga kaya sumber daya manusia beserta kebudayaan. Kebudayaan ini merupakan salah satu daya tarik untuk menarik minat para turis mancanegara, sehingga meningkatkan pendapatan negara.
            Penduduk Indonesia yang beragam suku dan budaya tentunya memiliki definisi yang berbeda-beda dari para ahli. Perbedaan pendapat ini juga merupakan nilai lebih sebagai salah satu bukti kekayaan bangsa Indonesia secara global. Perbedaan pendapat ini semestinya menjadikan motivasi untuk saling mempererat tali persatuan, agar keutuhan bangsa tetap terjaga. Para ahli yang memiliki definisi penduduk diantaranya:
1. Jonny Purba,
2. Srijanti dan A. Rahman,
3. Ahmad Yani, dan Mamat Rahmat,
4. Dr. Kartomo, dll.

G.  Pengertian Dasar Demografi
            Kata demografi berasal dari bahasa Yunani yang berarti “ Demos ” adalah rakyat atau penduduk dan “ Grafein ” adalah menulis. Jadi Demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan-karangan mengenai rakyat atau penduduk. Istilah ini dipakai pertama kalinya oleh Achille Guillard dalam karangannya yang berjudul “ Elements de Statistique Humaine on Demographic Compares “ pada tahun 1885. Berdasarkan Multilingual Demographic Dictionary (IUSSP, 1982) definisi demografi adalah sebagai berikut : Demography is the scientifict study of human population in primary with the respect to their size, their structure (composition) and Philip M. Hauser dan Duddley Duncan (1959) mengusulkan definisi demografi sebagai berikut : Demography is the study of the size, territorial distribution and composition of population, changes there in and the components of a such changes which maybe identified as natality, territorial movement (migration), and social mobility (changes of states).
            Terjemahan sebagai berikut : Demografi mempelajari jumlah, persebaran, territorial dan komposisi penduduk serta perubahan-perubahannya dan sebabsebab perubahan itu, yang biasanya timbul karena natalitas (fertilitas), mortalitas, gerak territorial (migrasi) dan mobilisasi sosial (perubahan status) Masih banyak lagi ahli demografi yang menjelaskan tentang pengertian demografi. Maka dari kedua definisi diatas dapat kita simpulkan sebagai berikut : Demografi adalah ilmu yang mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah. Struktur penduduk meliputi : jumlah, persebaran, dan komposisi penduduk. Struktur ini selalu berubah-ubah, dan perubahan tersebut disebabkan karena proses demografi, yaitu : kelahiran(fertilitas), kematian(mortalitas), dan migrasi penduduk.
            Demografi dalam pengertian yang sempit dinyatakan sebagai “ demografi formal” yang memperhatikan ukuran atau jumlah penduduk, distribusi atau persebaran penduduk, struktur penduduk atau komposisi, dan dinamika atau perubahan penduduk. Ukuran penduduk menyatakan jumlah orang dalam suatu wilayah tertentu. Distribusi penduduk menyatakan persebaran penduduk di dalam suatu wilayah pada suatu waktu tertentu, baik berdasarkan wilayah geografi maupun konsentrasi daerah pemukiman. Stuktur penduduk menyatakan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin atau golongan umur. Sedangkan perubahan penduduk secara implisit menyatakan pertambahan penduduk atau penurunan jumlah penduduk secara parsial ataupun keseluruhan sebagai akibat berubahnya tiga komponen utama perubahan jumlah penduduk. Kelahiran, kematian, dan migrasi. Dalam pengertian yang lebih luas, domografi juga memperhatikan berbagai karakteristik individu maupun kelompok, yang meliputi tingkat sosial, budaya, dan ekonomi. Karakteristik sosial dapat mencakup status keluarga, tempat lahir, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Karakteristik ekonomi meliputi antara lain aktivitas ekonomi, jenis pekerjaan, lapangan pekerjaan, dan pendapatan. Sedangkan aspek budaya berkaitan dengan persepsi, aspirasi dan harapan-harapan.

H.  Ruang Lingkup Demografi dan Ilmu Kependudukan
            John Graunt, seorang pedagang kain yang hidup pada abad ke 17 di London, dianggap sebagai Bapak Demografi. Ia melakukan analisa data kelahiran dan kematian, dan dari hasil analisanya dikemukakan batasan-batasan umum tentang kematian (mortality), Kelahiran (fertility), migrasi dan perkawinan dalam hubungannya dengan proses penduduk. Dalam sejarah perkembangan demogafi timbul masalah mengenai pembagian cabang ilmu ini. Methorst dan Sirks membedakan masalah kependudukan menjadi dua yaitu yang bersifat kuantitatif (demografi) dan kualitatif yang membahas masalah penduduk dari segi genetis dan biologis. Gagasan ini tidak mendapat dukungan. Oleh karena demogafi menggunakan banyak hitungan tapi dapat juga bersifat kualitatif. Dengan demikian memberikan kesan kepada orang bahwa demografi hanyalah penyusunan statistik penduduk. Pure Demography (Demografi Murni) atau juga disebut demografi formal menghasilkan teknik-teknik untuk menghitung data kependudukan. Dengan teknik-teknik tersebut dapat diperoleh perkiraan keadaan penduduk di masa depan atau di masa lampau.
            Tujuan – tujuan dan Penggunaan Demografi Menurut para ahli demografi, tujuan demografi di bagi menjadi 4 tujuan pokok yaitu :
1.        Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.
2.        Menjelaskan pertumbuhan di masa lampau, penurunannya dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.
3.        Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.
4.        Mencoba meramalkan pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.
            Pengetahuan tentang kependudukan adalah penting untuk lembaga-lembaga swasta maupun pemerintah baik di tingkat daerah maupun nasional. Perencanaanperencanaan yang berhubungan dengan pendidikan, perpajakan, kemiliteran, kesejahteraan sosial, perumahan, pertanian, dan perudahaan-perusahaan yang memproduksi barang dan jasa, jalan, rumah-rumah sakit,pusat-pusat pertokoandan pusatpusat rekreasi akan menjadi lebih tepat apabila kesemuanya didasarkan pada data kependudukan.
            Dinamika penduduk adalah merupakan keseimbangan yang dinamis antara kekuatan-kekuatan yang menambah dan kekuatan-kekuatan yang mengurangi jumlah penduduk. Secara terus-menerus penduduk akan dipengaruhi oleh jumlah bayi yang lahir (menambah jumlah penduduk), tetapi secara bersamaan pula akan di kurangi oleh jumlah kematian yang terjadi pada semua golongan umur. Sementara itu migrasi juga berperan akan menambah dan emigran akan mengurangi jumlah penduduk. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk di akibatkan oleh 4 komponen yaitu : kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), in-migration (migrasi masuk) dan out-migration (migrasi keluar).
            Kegunaan Proyeksi Penduduk Penduduk adalah Semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau orang yang berdomisili kurang dari 6 bulan dengan bertujuan menetap. Sedangkan proyeksi adalah perhitungan dengan meramalkan atau menduga kejadian-kejadian atau hal-hal yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.
            Proyeksi Penduduk adalah perhitungan yang menunujukkan angka Fertilitas, mortalitas dan migrasi di masa yang akan datang. Perkiraan penduduk tidak hanya beberapa tahun, tetapi bisa saja perkiraan beberapa puluh tahun yang akan datang . Jadi proyeksi penduduk menggunakan beberapa asumsi sehingga jumlah penduduk yang akan datang adalah X kalau fertilitas, mortalitas dan migrasi berada pada tingkat tertentu(Abdurrahman Ritonga; 2003) Semua perencanaan pembangunan sangat membutuhkan data penduduk tidak saja pada saat merencanakan pembangunan tetapi juga pada masa-masa mendatang yang disebut dengan proyeksi penduduk. Proyeksi penduduk bukan merupakan ramalan jumlah penduduk untuk masa mendatang, tetapi suatu perhitungan ilmiah yang didasarkan asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi penduduk. Ketiga komponen inilah yang menentukan besarnya jumlah penduduk dan struktur pnduduk yang akan datang. Ketajaman proyeksi penduduk sangat tergantung pada ketajaman asumsi komponen pertumbuhan penduduk yang dibuat. Menurut BPS (1998), untuk menentukan asumsi tingkat kelahiran, kematian, dan perpindahan di masa yang akan datang, diperlukan data yang menggambarkan keadaan di masa lampau hingga kini, faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing komponen, dan hubungan antara satu komponen dengan komponen yang lain serta target yang akan dicapai atau diharapkan pada masa yang akan datang. Proyeksi penduduk ini secara periodik perlu direvisi, karena sering terjadi bahwa asumsi tentang kecenderungan tingkat kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk(migrasi) yang melandasi proyeksi lama tidak sesuai lagi dengan kenyataan.

Sumber:
http://wicaksarosa.blogspot.com
http://www.duniapelajar.com/2014/07/25/pengertian-jumlah-penduduk-menurut-para-ahli/
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23803/3/Chapter%20II.pdf
Struktur dan Proses Sosial: Suatu Pengantar Sosiologi Pembangunan,Jakarta: Rajawali Press.J.J. Nasikun. 1992.
Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Rajawali Press.Koentjayaningrat. 1982.
Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta:Djambatan. Mahmud Thoha. 2002.
Globalisasi, Krisis Ekonomi, dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan.Jakarta: Pustaka Quantum.
Soerjani. 1987.Lingkungan, Sumber Daya Alam dan Kependudukan dalamPembangunan. Jakarta: UI Press.
Asisten Deputi Kesempatan Kerja Perempuan dan Ekonomi Keluarga, Kemenko Kesra; Ketua Sekretariat Satgas Pemulangan TKI Bermasalah dan Keluarganya dari Malaysia (Satgas TK-PTKIB, Keppres No. 106 Tahun 2004).



Tuesday, April 28, 2015

ETIKA PROFESI (YAYASAN BINA MUTU BANGSA)

ETIKA PROFESI
(YAYASAN BINA MUTU BANGSA)




Disusun Oleh:

Nama Anggota :
1.      Aril Bahtiar                             / 31411155
2.      Gumilar Kusumadiwirya       / 33411106
3.      Mada Samodra. Q                  34411228
4.      M. Ichwan. N                          / 34411216
5.      Michael Marvian                     / 38411345
6.      Rosa Amelia                            / 36411459
7.      Sari Faristia                             / 39411289
Kelas                 : 4ID01



JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015


LEMBAGA BINA MUTU BANGSA
PUSAT PELATIHAN PROFESI PARIWISATA DAN PERHOTELAN


A.                LATAR BELAKANG
            Kemampuan suatu perusahaan untuk bersaing secara global lebih banyak ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan itu sendiri. Makin baik kualitas SDM sebuah perusahaan, makin besar pula harapan untuk menjadikan perusahaan tersebut sebagai pemain sekaligus pemenang persaingan. Sebaliknya, makin buruk kualitas SDM suatu perusahaan, walaupun ditunjang dengan fasilitas-fasilitas yang lengkap dan mutakhir, makin berat pula upaya membangun citra dan nama baik perusahaan tersebut.
            Salah satu cara yang dapat dipilih oleh suatu perusahaan untuk memperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah dengan mengembangkan serta meningkatkan kemampuan SDM perusahaan tersebut. Melalui Program Pelatihan dan Pendidikan terpadu yang sesuai dengan kebutuhan, SDM suatu perusahaan akan terbina dan produktif dalam jangka waktu relative panjang.
            Upaya keras yang telah dilakukan oleh setiap perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM yang mereka miliki, agar dapat memberikan pelayanan secara professional, tidak jarang terhambat oleh kendala-kendala, seperti :
1.        Kurang tersedianya personil yang secara khusus dan intensif menangani program pelatihan.
2.        Tidak cukup tersedianya perangkat lunak pelatihan seperti : text book, test material, assessment material, dan lain-lain yang secara kualitatif integral dan standar memenuhi kebutuhan pelatihan.
3.        Rendahnya minat karyawan untuk secara khusus mengikuti program pelatihan yang diadakan sehubungan dengan tidak adanya waktu khusus yang disediakan oleh perusahaan.
4.        Terbatasnya dana yang dianggarkan untuk menyelenggarakan program pelatihan secara khusus.
            Berdasarkan pemikiran tersebut diatas, Lembaga Pengembangan Profesi Pariwisata dan Perhotelan Bina Mutu Bangsa, sebagai lembaga yang peduli pada pengembangan ilmu dan keterampilan di bidang Hospitality Industry, menawarkan program pelatihan yang dirancang khusus pada konsentrasi materi yang berhubungan dengan kegiatan di Hotel, Restoran, Café, Rumah Sakit serta usaha lain yang bergerak di bidang Hospitality Industry.
            Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan diatas, bahwa disitu kita lihat betapa besar peranan ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia. Untuk indonesia bahkan dijadikan tujuan bangsa yaitu dengan jargon mencerdaskan kehidupan bangsa. Bahwa harga diri bangsa ditentukan dari seberapa besar kemampuan pengetahuan generasinya.
            Berawal dari pemikiran bahwa tanpa pendidikan yang cukup kita tidak bisa mencapai tujuan dengan maksimal. Oleh karena itu kami mendirikan Bina Mutu Bangsa. Satu lembaga yang berisi praktisi dibidang pendidikan yang berorientasi untuk mencerdaskan generasi dengan pendidikan. Dengan mendirikan lembaga ini kami bermaksud bersinergi dengan dunia pendidikan formal yang sudah berjalan mapan di Indonesia.
            Sebagai lembaga pendidikan non formal Bina Mutu Bangsa menyediakan fasilitas dan materi untuk mendukung dunia pendidikan formal. Dengan pengalaman serta dedikasi  sebagai praktisi dan pengajar di salah satu universitas terkemuka di Jakarta dan tentunya sangat memahami dunia pendidikan di Indonesia, bahwa umumnya institusi formal menyamaratakan kemampuan siswa dengan menganggap semua siswa memiliki kemampuan yang merata. Padahal sebenarnya tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama. Kami sangat menyadari bahwa setiap individu memiliki keterbatasan yang terkadang menghalangi dia untuk menunjukan siapa dirinya. Bersama Bina Mutu Bangsa kami berharap bisa mewujudkan harapan generasi muda yang ingin menunjukan kemampuan disegala keterbatasannya.
            Kepedulian kami tidak hanya untuk dunia pendidikan saja, kami sangat sadar bahwa salah satu nama baik bangsa bisa diberikan dari kesan yang ditimbulkan. Kesan yang dimaksud adalah kenangan yang didapat ketika orang berkunjung ke Indonesia. Hal ini berkaitan dengan dunia pariwisata, kami sepenuhnya sadar bahwa dalam 20 tahun kedepan pariwisata akan menjadi sumber devisa yang luar biasa bagi Indonesia, jamrud khatulistiwa yang gemah ripah loh jinawi.
            Untuk itulah kami Bina Mutu Bangsa menyediakan program pelatihan kepada praktisi pariwisata indonesia agar dapat melayani dengan prima. Dengan pelayanan yang prima maka akan dihasilkan kesan yang baik pula  akan Indonesia. Program pelayanan prima kami dinamakan HORESTRA, singkatan dari Hotel Resort Training Aplikatif. Artinya pelatihan ditujukan kepada insan pariwisata yang ada di bisnis akomodasi atau yang berkaitan dengan penyelenggaraan pariwisata, mewujudkan itu semua kami melibatkan pengajar yang memang berkompeten dengan pengalaman minimal 10 tahun di dunia perhotelan dan restoran. Harapannya kematangan para pengajar akan mampu menyikapi permasalahan yang terjadi dan mampu memberikan soslusi yang tepat sehingga dapat diciptakan kemampuan yang prima dalam melayani.
            Selain pendidikan dan pelatihan kami mampu untuk menyelenggarakan perjalanan wisata dan pengorganisasin acara yang bersifat penting dan membutuhkan sumber daya yang kompeten dibidang tesebut. Pengalaman 5 tahun mengorganisasikan tour membuat kami yakin bisa menyelenggarakan perjalanan yang baik dan berkualitas demi kepuasan pelanggan.

B.                VISI DAN MISI LEMBAGA
VISI
Mewujudkan lembaga kursus terbaik di indonesia yang sesuai dengan kebutuhan industry dan mampu bersaing dengan kursus lain di asia
MISI
1.        Memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan masyarakat melalui proses pembentukan karakter kelulusan yang memiliki tanggung jawab social
2.        Menawarkan program-program yang inovatif dengan silabus terbaru yang memadukan teori dan praktek selaras dengan dunia industri
3.        Mengembangkan kurikulum, silabus dan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan standard internasional

C.                LEGALITAS LEMBAGA
Nama Yayasan
YAYASAN BINA MUTU BANGSA
Kantor Pusat
Jalan Delima I Blok E1 No.4 Cisalak Pasar Cimanggis Depok
Kantor Cabang
Jalan Alternative Cibubur Ruko Kranggan Permai Blok RT 16 No. 24 Cibubur
Akta Pendirian
Notaris Ilmiawan Dekrit S, SH. No. 46 tanggal 25 April 2008
Pengesahan Kehakiman Hak Asazi Manusia Republik Indonesia
No. AHU-2943.AH.01.02. THN 2008 Tanggal 25 April 2008
Surat Perizinan
Dinas Pendidikan  No. 421.9/365PLSDisdik/2008



D.                KURIKULUM



                       

            E. STRUKTUR ORGANISASI





F.                 TEAM INSTRUKTUR


G.                HUBUNGI KAMI
Kantor Pusat
Jln Delima I Blok E1 No.4 Cisalak Pasar Cimanggis Depok 16452
Kantor Cabang
Jln Alternative Cibubur Ruko Kranggan Permai Blok RT 16 No. 24 Cibubur
Telepon & Fax
(021) 873 2044
Contact Person
Sardewi  (0816 1189 515), Windu     (0827 73690 826)
Alamat Email